• 16 August 2016
    Layanan Satu Pintu Gramedia Printing
    Distribusi merupakan proses terpenting dalam bisnis suatu perusahaan. Ketepatan waktu, kualitas barang saat tiba, hingga rendahnya biaya yang dikeluarkan menjadi beberapa faktor yang sangat mempengaruhi. Bisa dibayangkan jika pelanggan terlambat menerima produk yang diinginkan, dengan kondisi yang buruk dan sudah mengeluarkan biaya yang besar.
  • 28 July 2016
    Gramedia Printing Turut Menyukseskan Program Buku Pelajaran Murah Kurikulum 2013 Edisi Revisi
    Kebutuhan buku teks kurikulum 2013 edisi revisi 2016 semakin meningkat karena saat ini tahun ajaran baru sudah dimulai. Buku teks adalah instrumen yang paling penting dalam kegiatan belajar mengajar.
  • 24 February 2016
    Percetakan Digital vs Percetakan Offset
    Menjamurnya percetakan digital beberapa tahun terakhir menimbulkan banyak pertanyaan terhadap percetakan offset. Banyak pihak yang menilai, percetakan offset akan kehilangan pangsa pasarnya karena percetakan digital.
  • 05 October 2015
    Frankfurt, Shakespeare, dan Festival Buku
    Frankfurt Book Fair adalah festival buku tertua dan terbesar di dunia. Sejarah panjang Frankfurt Book Fair tentunya tidak lepas dari peran penerbit buku serta percetakan yang pada awalnya masih dilakukan secara manual, sebelum akhirnya mesin cetak mekanis oleh Johannes Gutenberg pada pertengahan abad 15. Frankfurt Book Fair dimasanya juga menjadi tempat dari karya-karya pujangga legendaris Inggris, William Shakespeare.

HOME / ARTICLE

Tuesday, 18 February 2014 | 15.58 WIB

Masalah Yang Sering Timbul Pada Hasil Cetak Offset

Ada beberapa masalah cetak yang paling sering terjadi antara lain adalah : timbulnya ghost-ing, hickies, miss register, moire, dan dot gain.

1.      Ghosting

Ghosting adalah bayangan yang tampak di daerah cetakan. Hal ini dapat disebabkan karena beberapa faktor antara lain; emulsifikasi tinta, dan ketidakseimbangan antara air dan tinta.

2.      Hickies

Hickies yaitu adanya bekas noda seperti cincin muncul pada daerah gambar hasil cetakan. Hal ini disebabkan karena beberapa faktor antara lain, karena endapan tinta yang masuk ke dalam bak tinta.

3.      Miss register

Miss register adalah ketidaktepatan cetak antara warna yang satu dengan yang lain. Hal tersebut dikarenakan kertas yang mengemban, film separasi yang tidak register dan lain-lain.

4.      Moire

Moire adalah suatu efek yang terjadi pada suatu gambar cetakan yang ditandai dengan munculnya suatu pola seperti tikar akibat perbedaan sudut grid halftone yang tidak tepat. Selain itu juga dapat disebabkan saat melakukan scanning model cetakan. Untuk mengatasinya pada saat scanning aktifkan pilihan “descreening” pada software scanner tersebut atau istilah lain sering disebut “defocus” .

5.      Dot Gain

Dot Gain adalah selisih perbedaan antara lain nilai halftone/ dot pada film/ pelat terhadap nilai halftone/ dot pada cetakan (pembesaran titik raster). Terjadinya Dot Gain pada cetakan merupakan hal yang wajar, tetapi nilai dot gain-nya haruslah sesuai dengan ketentuan yang ada.

Idealnya untuk cetak offset besarnya dot gain pada kertas artpaper adalah sekitar 15-20% dititik 50%, untuk kertas Koran sekitar 30% dititik 50%. Biasanya dot gain paling besar terjadi pada bagian middle tone.

Dot Gain yang terlalu besar akan mengakibatkan gambar menjadi lebih gelap. Penambahan tinta yang melebihi standar density juga menyebabkan pembesaran dot gain.

 

Tulisan ini disadur dan diolah dari Bab II Buku Designer Handbook dengan izin penulis : Ibu Anne Dameria – Link & Match Graphic.